<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3400824723656704599</id><updated>2011-04-21T10:46:27.783-07:00</updated><title type='text'>Bahan ajar berbasis Teknologi Informasi</title><subtitle type='html'>SMAN 1 MALANG
Jl. Tugu Utara No 1 Malang
Guru mapel Biologi
Ellen Landriani, S.Pd. - email: elenandri@yahoo.com</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://elen-web.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3400824723656704599/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://elen-web.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ELLEN LANDRIANI, S.pd</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10518556079520710351</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_NFKMB7jw2tg/R1D_rf__3dI/AAAAAAAAAAM/27TNhKIeG0s/S220/Image044.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3400824723656704599.post-7346442069606409517</id><published>2007-12-02T18:20:00.000-08:00</published><updated>2007-12-02T18:23:44.737-08:00</updated><title type='text'>Latar belakang Model Transport Lewat Membran</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Latar belakang &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Tranportasi adalah merupakan suatu kebutuhan dalam aktivitas se hari hari terutama masyarakat yang tingal diperkotaan. &lt;/span&gt;Kemacetan lalu lintas dijalan raya terutama di &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; besar pasti akan menimbulkan dampak aktivitas kehidupan yang lain. Contoh aktivitas pengguna jalan raya diatas adalah suatu perbandingan antara kelancaranlalu lintas jalan raya dan tranportasi dalam tbuh manusia. Karena hal ini berkaitan dengan pembelajaran Sel maka penulis mencoba merencanakan membuat peraga dalam kegiatan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan mencerdaskan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Mengingat suatu kemajuan bangsa terletak pada kemauan komponen masyarakat yang ingin bangsanya lebi maju dan berkualitas melalui beragai metodediantaranya adalah meningkatkan pembelajaran ilmu Biologi yang lebih baik dari tahun ke tahun menuju pendidikan bertaraf internasional.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Peningkatan guru melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi misalnya dari D3 ke S1, S1 ke S2, selain itu juga aktif menghadiri MGMP, seminar, lokakarya. Selain itu guru yag meningkatkan diri secara individu adalah guru yang mampu menemukan media media yang inovatif.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Kondisi siswa dengan masuk kejenjang pendidikan yang lebih tinggi mengalami peningkatan nilai terendah masuk ke SMA 1adalah 26,67 demikian pula untuk kelas X yang masuk jurusan IPA rata rata nilai IPA 80. Dengan dasar tersebut penggunaaan pembelajaran Biologi tidak menggunakan media 60 % tidak tuntas sedangkan pembelajaran menggunakan media 80 % tuntas.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Kesejahteraan bangsa tidakhanya diukur pada sumber daya alam dan modal yang bersifat fisik tetapi bersumber pada modal intelektual, social dan kepercayaan.Dengan demikian tuntutan untuk terus menerus, memutakhirkan pengetahuan khususnya ilmu Biologi menjadi suatu keharusan. Mutu lulusan telah sangat mempengaruhi ekonomi dari bangsa, oleh karena itu bangsa yang berhasil adalah bangsa yang berpendidikan denga mutu yang tingggi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Dalam upaya meningkatkan standart mutu peran pendidik untuk meningkatkan proses pembelajaran dengan lebih mementingkan pada strategi pembelajaran. Strategi tersebut mempunyai tujuan agar pembelajaran lebih berjalan produktif dan bermakna. Pada prinsipnya belajar akanlebih bermakna jika anak mampu melaksanakan suatu proses atau praktik.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Banyak konsep pada pembelajaran Biologi membutuhkan pemikiran dari pendidik untuk memberikan pengalaman secara langsung karena siswa perlu dibantu untuk mengembangkan sejumlah ketrampilan proses supaya merekamampu memahami konsep.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Perubahan dari kurikulum juga standart kelulusan menuntut adanyakesiapan dari seluruh komponen pendidikan, mengingat dari hal tersebut maka kesiapan pendidik harus ditingkatkan. Pembelajaran mengenai Sel yang abstrak menimbulkan banyak kesulitan siswa terbukti dari pemahaman siswa yang tidak dapat mencapai standart ketuntasan minimal, dalam hal ini SMA Negeri 1 menetapkan SKBM 75.Dengan tidak terpenuhinya standart tersebut menjadi pemikiran dari pendidik untuk membuat media sebagai alat Bantu belajar siswa pada setiap pembelajaran dengan asumsi media yang secara langsung dilihat siswa akan dapat menjadikan pemahaman mereka lebih mendalam.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Dengan media tersebut akan dapat dijadikan sebagai alat Bantu untuk memecahkan kesulitan belajar siswa yang diharapkan dari pendidik siswa juga akan secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan siswapun akan memiliki ketrampilan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 12pt; text-align: justify; text-indent: 24pt; line-height: 150%;"&gt;Dari uraian yang telah dikemukakan diatas penulis ingin mengetahui bagaimana peran media dapat digunakan sebagai alat bantu untuk belajar.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Rumusan masalah&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Bagaimana peran media Transport Melalui Membran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sel dapat meningkatkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hasil belajar siswa kelas &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;XI&lt;/st1:City&gt; &lt;st1:state st="on"&gt;IA&lt;/st1:State&gt;&lt;/st1:place&gt; dalam pembelajaran Biologi?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Tujuan Pembuatan Media&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 21pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Mengetahui peran media Transport Melalui Membran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sel dapat meningkatkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hasil belajar siswa kelas &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;XI&lt;/st1:City&gt; &lt;st1:state st="on"&gt;IA&lt;/st1:State&gt;&lt;/st1:place&gt; dalam pembelajaran Biologi &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Manfaat Media&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bagi siswa&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Siswa dapat lebih memahami proses transport zat melalui membran sel.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bagi Pengajar&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sebagai alat Bantu untuk mempermudah pembelajaran mata pelajaran Biologi, khususnya konsep Transpor Melalui Membran Sel&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bagi instansi&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 60pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sebagai sarana penunjang di laboratorium khususnya laboratorium Biologi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3400824723656704599-7346442069606409517?l=elen-web.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://elen-web.blogspot.com/feeds/7346442069606409517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3400824723656704599&amp;postID=7346442069606409517' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3400824723656704599/posts/default/7346442069606409517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3400824723656704599/posts/default/7346442069606409517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://elen-web.blogspot.com/2007/12/latar-belakang-model-transport-lewat.html' title='Latar belakang Model Transport Lewat Membran'/><author><name>ELLEN LANDRIANI, S.pd</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10518556079520710351</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_NFKMB7jw2tg/R1D_rf__3dI/AAAAAAAAAAM/27TNhKIeG0s/S220/Image044.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3400824723656704599.post-8619069722028452358</id><published>2007-12-02T18:17:00.001-08:00</published><updated>2007-12-02T18:17:53.860-08:00</updated><title type='text'>KAJIAN TEORI Membran plasma</title><content type='html'>&lt;b style=""&gt;Membran plasma&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Susunan membrane plasma yang lengkap menurut suatu model mosaic cair, membran tersusun atas molekul molekul lipid, protein dan sedikit karboidrat, lapisan lipit disusun fosfolipid yang terdiri atas bagian kepala dan ekor, bagian kepala bersifat hidrofilik sedangkan bagian ekor bersifat hidrofobik. Lapisan protein membentuk dua macam lapisan yaitu protein perifer dan lapisan protein integral.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Fungsi utama membran sel adalah tempat keluar masuknya ion, molekul dan senyawa dari atau kedalam sel. Substansi dapat ditranpor secara pasif dan aktif,tranpor pasif merupakan tranpor ion, molekul dan senyawa yang tidak memerlukan energi untuk melewati membrane. Tranpor pasif mencakup difusi dan osmosis, difusi dibagi menjadi difusi yang dipermudah dengan ptotein pembawa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Difusi dipermudah dengan protein pembawa melibatkan protein yang membentuk suatu saluran dan mengikat sustansi yang ditranpor. Protein banyak memiliki sifat enzim, seperti enzim yang spesifik untuk substratnya, protein dispesialisasikan untuk zat pelarut yang diangkutnya dan memiliki tempat pengikatan spesifik yang bertalian erat dengan tempat aktif.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3400824723656704599-8619069722028452358?l=elen-web.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://elen-web.blogspot.com/feeds/8619069722028452358/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3400824723656704599&amp;postID=8619069722028452358' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3400824723656704599/posts/default/8619069722028452358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3400824723656704599/posts/default/8619069722028452358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://elen-web.blogspot.com/2007/12/kajian-teori-membran-plasma.html' title='KAJIAN TEORI Membran plasma'/><author><name>ELLEN LANDRIANI, S.pd</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10518556079520710351</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_NFKMB7jw2tg/R1D_rf__3dI/AAAAAAAAAAM/27TNhKIeG0s/S220/Image044.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3400824723656704599.post-5658398537423594287</id><published>2007-11-29T17:11:00.000-08:00</published><updated>2007-12-02T18:00:55.373-08:00</updated><title type='text'>Web Karya Tulis Ilmiah</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Times Roman;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;ORGAN                  TUMBUHAN&lt;br /&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;                 &lt;br /&gt;                &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;                  Organ tumbuhan biji yang penting ada 3, yakni: &lt;b&gt;akar, batang,                  daun&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;                &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Sedang                  bagian lain dari ketiga organ tersebut adalah modifikasinya, contoh:                  umbi modifikasi akar, bunga modifikasi dari ranting dan daun.&lt;/span&gt;               &lt;p&gt; &lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;AKAR&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;                  Asal akar adalah dari akar lembaga (radix), pada &lt;b&gt;Dikotil, &lt;/b&gt;akar                  lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang, pada Monokotil,                  akar lembaga mati, kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar                  yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;                  Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh &lt;b&gt;tudung                  akar atau kaliptra, &lt;/b&gt;yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu                  menembus tanah, sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir                  amylum, dinamakan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;kolumela.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;1.                  Fungsi Akar&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;a.                  Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah&lt;br /&gt;                &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;b.                  Dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan&lt;br /&gt;                &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;c.                  Menyerap air dam garam-garam mineral terlarut&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;2.                  Anatomi Akar&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Pada                  akar muda bila dilakukan potongan melintang akan terlihat bagian-bagian                  dari luar ke dalam.&lt;br /&gt;                &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;.                  Epidermis&lt;br /&gt;                &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;                  b. Korteks&lt;br /&gt;                &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;                  c. Endodermis&lt;br /&gt;                &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;                  d. Silinder Pusat/Stele&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;a.                  Epidermis&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Susunan                  sel-selnya rapat dan setebal satu lapis sel, dinding selnya mudah                  dilewati air. Bulu akar merupakan modifikasi dari sel epidermis                  akar, bertugas menyerap air dan garam-garam mineral terlarut,                  bulu akar memperluas permukaan akar. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;b&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;                  Korteks&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Letaknya                  langsung di bawah epidermis, sel-selnya tidak tersusun rapat sehingga                  banyak memiliki ruang antar sel. Sebagian besar dibangun oleh                  jaringan parenkim. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;c&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;                  Endodermis&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Merupakan                  lapisan pemisah antara korteks dengan silinder pusat. Sel-sel                  endodermis dapat mengalami penebalan zat gabus pada dindingnya                  dan membentuk seperti titik-titik, dinamakan titik Caspary. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Pada                  pertumbuhan selanjutnya penebalan zat gabus sampai pada dinding                  sel yang menghadap silinder pusat, bila diamati di bawah mikroskop                  akan tampak seperti hutuf U, disebut sel U, sehingga air tak dapat                  menuju ke silinder pusat. Tetapi tidak semua sel-sel endodermis                  mengalami penebalan, sehingga memungkinkan air dapat masuk ke                  silinder pusat. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Sel-sel                  tersebut dinamakan sel penerus/sel peresap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;c.Silinder                  Pusat/Stele&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;                &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Silinder                  pusat/stele merupakan bagian terdalam dari akar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Terdiri                  dari berbagai macam jaringan :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times Roman;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;-                  Persikel/Perikambium&lt;br /&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Merupakan                  lapisan terluar dari stele. Akar cabang terbentuk dari pertumbuhan                  persikel ke arah luar. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                -&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;                  Berkas Pembuluh Angkut/Vasis&lt;br /&gt;                &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Terdiri                  atas xilem dan floem yang tersusun bergantian menurut arah jari                  jari. Pada dikotil di antara xilem dan floem terdapat jaringan                  kambium. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;                - Empulur&lt;br /&gt;                &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Letaknya                  paling dalam atau di antara berkas pembuluh angkut terdiri dari                  jaringan parenkim.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3400824723656704599-5658398537423594287?l=elen-web.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://elen-web.blogspot.com/feeds/5658398537423594287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3400824723656704599&amp;postID=5658398537423594287' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3400824723656704599/posts/default/5658398537423594287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3400824723656704599/posts/default/5658398537423594287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://elen-web.blogspot.com/2007/11/web-karya-tulis-ilmiah.html' title='Web Karya Tulis Ilmiah'/><author><name>ELLEN LANDRIANI, S.pd</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10518556079520710351</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_NFKMB7jw2tg/R1D_rf__3dI/AAAAAAAAAAM/27TNhKIeG0s/S220/Image044.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
